Pembicaraan mengenai morfologi bahasa Indonesia, sebenarnya telah banyak dilakukan orang, baik daladm sebuah buku khusus, maupun sebagai bagian dari sebuah buku yang lebih luas, yaitu buku tata bahasa; baik yang bersifat preskritif maupun yang katanya bersifat deskriptif. Namun, buku-buku itu belum dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan, seperti: Mengapa prefiks ber-dapat diimbuhkan, misalnya …
Buku ini menegaskan bahwa meskipun bentuk material teks Al-Qur'an tidak berubah, pemahaman makna (verstehende) penafsiran terus berkembang sesuai kebutuhan zaman. Kegiatan penafsiran dimungkinkan selamanya, disesuaikan dengan wacana yang dinamis.