Text
Manaqib Ulama Nusantara : Sejarah Hidup dan Mata Air Keteladanan
Mengingat kisah orang sholeh dapat menghidupkan hati dan memberi banyak manfaat. Kiranya itulah yang bisa dirasakan ketika membaca buku ini. Sebagaimana di dalam sebuah hadits riwayat ad-Dailamirnrnذكر الأنبياء من العبادة وذكر الصالحين كفارة وذكر الموت صدقة وذكر القبر يقربكم من الجنةrnrnMengingat para Nabi adalah ibadah, mengingati orang-orang sholeh adalah kafarah (bagi dosa), mengingati mati adalah sedekah dan mengingati qubur mendekatkan kalian semua kepada syurgarnrnMemuat 100 lebih kisah ulama, buku terbitan Dialektika ini akan membantu kita mengenal ulama nusantara lebih dalam. Banyak para ulama di sekitar kita yang selama ini belum kita dengar riwayatnya, yang ditulis dalam Manaqib Ulama Nusantara, sehingga kita menyadari banyak keteladanan ulama Indonesia yang belum kita gali.rnrnManaqib Ulama Nusantara ini menarik karena ditulis cukup padat, terlebih menyoroti keteladanan dan keistimewaan para ulama. Daftar nama ulama yang diurutkan sesuai abjad akan memudahkan kita dalam pencarian tokoh.rnrnBahasa yang digunakan juga mudah dipahami sehingga cocok baik untuk kalangan akademis maupun non-akademis. Bagi peniti kajian islam nusantara, buku ini bisa menjadi salah satu yang menarik untuk dibaca dan dikaji lebih dalam. Meski demikian, format buku yang seratus persen tekstual, minim grafis, serta dibarengi ketebalan buku yang cukup banyak membuat buku ini akan sedikit diminati kalangan remaja.rnrnrnrnSumber: https://numuda.id/2018/05/resensi-buku-manaqib-ulama-nusantara-sejarah-dan-mata-air-keteladanan/#ixzz6DWhm0XzHrnFollow us: @nu_malangkota on Twitter | nu.malangkota on Facebook
Tidak tersedia versi lain