PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM AT-TAQWA

JL. HOS COKRAMINOTO KADEMANGAN BONDOWOSO

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kegilaan Dan Peradaban (Madness And Civilization)
Penanda Bagikan

Text

Kegilaan Dan Peradaban (Madness And Civilization)

FAUCAULT, Michel - Nama Orang;

Madness and Civilization. Tentang ini Foucault pernah mengatakan dalam sebuah interview, bahwa pergumulannya dengan fenomen kegilaan dimulai setelah menamatkan studi filsafatnya. Itu terjadi pada tahun 1950-an. Saya sudah cukup gila untuk belajar tentang pikiran, dan saya sudah cukup menjadi orang yang berpikir untuk mempelajari kegilaan. Selama masa itu, dia dapat dengan mudah mendekati para pasien dan para terapeut, karena dia tidak mempunyai satu peran yang khusus. Itulah masa awal dari psikofarmaologi, masa kejayaan institusi tradisional. Pada mulanya dia menerima semua itu. Namun setelah tiga bulan dia bertanya: untuk apa semuanya ini? Setelah tiga tahun dia meninggalkan psikiatri itu dengan satu kegincangan personal yang mendalam, pergi ke Swedia dan menulis tentang praktik kegilaan dan peradaban. Madness and Civilization sebenarnya digagaskan sebagai jilid pertama, tetapi saya lalu merasa terlalu dipenuhi kebencian untuk menulis jilid yang kedua.rnrnKonsep tentang peradaban seperti yang dilukiskan di atas dalam kaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, tampak pula dalam bukunya Kegilaan dan Peradaban (Madness and Civilization, 1961). Di sini Foucault menerapkan metode arkeologis. Foucault menemukan bahwa pada zaman Renaissance, kegilaan dan penalaran memiliki relasi yang erat, keduanya tidak terpisah, sebab keduanya menggunakan bahasa yang sama. Namun pada zaman klasik (1650-1800), dialog antara kegilaan dan penalaran mengalami pembungkaman. Keduanya dilaksanakan dalam bahasa yang berbeda, dan akhirnya bermuara pada penaklukan kegilaan oleh penalaran. Kegilaan adalah kebebasan imaginasi, dan masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam zaman renaissance. Tetapi perlahan kegilaan menjadi sesuatu yang asing dan disungkirkan dari kehidupan yang harus dijiwai kelogisan. Kegilaan ditaklukkan oleh kewarasan.rnrnApa yang terjadi dengan orang gila, berjalan beriringan dengan apa yang terjadi dengan para penjahat, orang-orang miskin dan gelandangan. Mereka semua mulai disingkirkan, dalam bentuk penjara, rumah sakit umum, rumah sakit jiwa dan dalam sosok polisi dan pengadilan. Semua lembaga ini adalah bentuk yang digunakan oleh penguasa untuk menerapkan kekuasaannya atas masyarakat. Foucault menghubungkan proses ini dengan konsep ekonomi yang berlaku waktu itu. Untuk mencegah pemberontakan orang-orang miskin, semua orang diharuskan bekerja. Mereka yang tidak dapat diperkerjakan, harus dipenjarakan di tempat-tempat seperti rumahh-rumah sakit atau rumah sakit jiwa. Lembaga-lembaga ini dilihat sebagai perwujudan mekanisme kontrol sosial. Pengangguran adalah satu persoalan sosial, demikian juga semua yang menjadi alasan pengangguran, seperti kegilaan atau sakit. Orang gila dikaitkan


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
00496
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ST 616.890 FAU k c.1
Penerbit
Jogjakarta : Ikon Teralitera., 2002
Deskripsi Fisik
xvii + 342 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9793016116
Klasifikasi
616.89
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
00496
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN INSTITUT AGAMA ISLAM AT-TAQWA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?