Text
Sanad Ulama Nusantara
Abdullah bin Mubarak r.a. berkata: “Sanad merupakan bagian dari agama, kalaulah bukan karena sanad, maka siapa saja pasti bisa berkata sesuai dengan keinginannya.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Mukadimah Kitab Shahih). rnrnDari Abdullah bin Mas’ud r.a., Rasulullah Saw. bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) di zamanku, kemudian orang-orang setelahnya, kemudian orang-orang setelahnya.” (HR. Bukhari & Muslim).rnrnDari Anas bin Malik r.a. berkata : “Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadinya perselisihan, maka ikutilah kelompok mayoritas.” (HR. Ibnu Majah & Thabrani).rnrnRiwayat tersebut dan masih banyak lainnya menegaskan begitu pentingnya melihat nasab keilmuan dalam Islam. Buku bertajuk “Sanad Ulama Nusantara” ini akan menyajikan ulasan sanad yang menyambungkan jalur keilmuan ulama dan kiai di Nusantara dengan para syekh dan ustadz dari Universitas Al-Azhar Asy-Syarif (Universitas Islam tertua di dunia).rnrnBuku ini mengulas keterikatan antara kurikulum pelajaran di pesantren dengan al-Azhar. Dan juga menyajikan biografi para pengarang kitab yang diajarkan di pesantren-pesantren Nusantara. Biografi tokoh yang menjadi gagasan utama tulisan ini akan dibagi dalam beberapa bagian menurut klasifikasi bidang ilmu pengetahuan yang diajarkan di pesantren.
Tidak tersedia versi lain