Text
Titik Tengkar Pesantren : Resolusi Konflik Masyarakat Pesantren
Pesantren dalam kajian sosiologis, tidak sebatas menjadi pendidikan an sich, tetapi juga merupakan sistem sosial komunitas yang didalamnya terdapat nilai-nilai, tatanan, pola relasi dan kultur tersendiri. Sebagai sitem sosial, pesantren ternyata juga memiliki dinamika sebagaimana halnya masyarakat secara umum. Solidaritas sosial, harmoni dan potensi adanya konflik menjadi bagian integral didalamnya.rnrnHanya saja, dimensi konflik dunia pesantren hampir tidak mungkin dikenali, sebab dimensi ini sangat sensitif dan jarang terungkap. Jika ada yang berani membeberkan bisa jadi orang tersebut akan dianggap sembrono, kurang ngerti unggah-ungguh, dan akhirnya bisa kualat!.rnrnBuku ini ingin mementahklan anggapan diatas. Melalui kacamata sosiologi, pemetaan mengenai mengapa terjadinya konflik dimasyarakat pesantren? Bagaimana model resolusi konflik yang dijalankan? Sejauhmana kontribusi Kiai sebagai elit pesantren dalam penyelesaian konflik? Kemudian bagaimana kultur pesantren mempengaruhi model penyelesaian konflik? Ternyata memang membutuhkan penjelasan. Sedemikian rupa, citra baku pesantren sebagai mandala (atau sejenis padepokan) yang didalamnya terdapat para santri yang mencurahkan tenaga dan pikiran untuk belajardan membentuk karakter, serta para Kiai yang menyerahkan diri dan jiwa mereka untuk memberikan pengajaran dan teladan hidup, masih bisa dipertahankan.
Tidak tersedia versi lain