Buku ini menggunakan pendekatan sosiologis dan antropologis untuk mengamati sekaligus menggambarkan dinamika internal lembaga pondok pesantren di Jawa. Fokus utamanya mengupas peran vital figur kiai sebagai motor penggerak dalam memelihara, mentransmisikan, dan mengembangkan paham Islam tradisional. Islam tradisional yang dimaksud di sini merujuk pada pemikiran keagamaan yang terikat kuat pada …