Kitab ini lahir sebagai surat jawaban (risalah) dari Imam Al-Ghazali kepada salah seorang murid seniornya. Sang murid telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menuntut ilmu dan membaca karya-karya besar gurunya (seperti Ihya Ulumuddin). Sebelum pergi meninggalkan sang guru, ia meminta sebuah nasihat khusus yang bisa ia jadikan pegangan amalan sehari-hari